Tampilkan postingan dengan label Luar Angkasa. Tampilkan semua postingan
Catatanku About 7 Planet Yang Belum Kamu Ketah
Pada tahun 1990, para ilmuwan menemukan secercah harapan dengan
menemukan sejumlah planet di luar tata surya (exoplanet). Planet-planet
tersebut sangat beragam. Mulai dari planet api, planet berukuran
raksasa, planet berbatu, planet yang tidak memiliki bintang, dan banyak
lagi. Hingga kini, penemuan exoplanet mencapai 230 planet.
1. Sang Kuda Api
Planet 51 Pegasi b adalah exoplanet pertama yang ditemukan para pemburu planet pada 1990. Planet mirip Jupiter, namun bertemperatur panas ini diberi julukan Bellerphon, pahlawan mitos Yunani yang menjinakkan kuda bersayap Pegasus. Pemberian julukan tersebut berdasarkan gugus bintang Pegasus, lokasi planet itu.
2. Epsilon Eridani b, Tetangga Terdekat Bumi
Berjarak hanya 10,5 tahun cahaya, Epsilon Eridani b adalah exoplanet terdekat dengan bumi. Planet tersebut mengorbit jauh dari bintangnya sehingga air atau kehidupan mustahil ada.
3. Planemo, Planet Tanpa Bintang
Terdapat sejumlah exoplanet yang memiliki bintang atau matahari lebih dari satu, bahkan hingga memiliki tiga matahari. Lain halnya dengan Planemo. Planet tersebut hanya “mengambang” begitu saja tanpa mengitari bintang apa pun.
4. SWEEPS-10, Si Gesit

Planet SWEEPS-10 hanya berjarak 740.000 mil dari bintangnya. Saking dekatnya, planet yang disebut ultra-short-period planets (USPPs) itu hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk mengorbit. Satu tahun di sana sama dengan sepuluh jam di bumi.
5. Dunia Api dan Es

Planet ini “terkunci” pada bintangnya, sama seperti bulan yang selalu menjadi satelit bumi. Jadi, satu sisi dari planet Upsilon Andromeda b selalu menghadap ke sana. Posisi ini menciptakan temperatur paling tinggi yang sejauh ini diketahui para astronom. Satu sisi planet sangat panas bagai lahar, sedangkan sisi lainnya bertemperatur sangat dingin.
6. Cincin Raksasa

Planet yang mengorbit pada bintang Coku Tau 4 ini adalah exoplanet termuda yang berumur kurang dari satu juta tahun. Para astronom mendeteksi keberadaan planet ini dari lubang besar dari cincin planet tersebut. Lubang tersebut berukuran sepuluh kali lebih besar dari bumi.
7. Si Tua Bangka

Planet tertua yang juga disebut primeval world ini berumur kurang lebih 12,7 miliar tahun. Para ilmuwan menduga planet tersebut terbentuk delapan miliar tahun silam sebelum bumi terwujud dan hanya berselisih dua miliar tahun dari kejadian Big Bang. Penemuan ini menimbulkan wacana bahwa kehidupan mungkin terjadi lebih awal dari yang diduga selama ini.
1. Sang Kuda Api
Planet 51 Pegasi b adalah exoplanet pertama yang ditemukan para pemburu planet pada 1990. Planet mirip Jupiter, namun bertemperatur panas ini diberi julukan Bellerphon, pahlawan mitos Yunani yang menjinakkan kuda bersayap Pegasus. Pemberian julukan tersebut berdasarkan gugus bintang Pegasus, lokasi planet itu.
2. Epsilon Eridani b, Tetangga Terdekat Bumi
Berjarak hanya 10,5 tahun cahaya, Epsilon Eridani b adalah exoplanet terdekat dengan bumi. Planet tersebut mengorbit jauh dari bintangnya sehingga air atau kehidupan mustahil ada.
3. Planemo, Planet Tanpa Bintang
Terdapat sejumlah exoplanet yang memiliki bintang atau matahari lebih dari satu, bahkan hingga memiliki tiga matahari. Lain halnya dengan Planemo. Planet tersebut hanya “mengambang” begitu saja tanpa mengitari bintang apa pun.
4. SWEEPS-10, Si Gesit
Planet SWEEPS-10 hanya berjarak 740.000 mil dari bintangnya. Saking dekatnya, planet yang disebut ultra-short-period planets (USPPs) itu hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk mengorbit. Satu tahun di sana sama dengan sepuluh jam di bumi.
5. Dunia Api dan Es
Planet ini “terkunci” pada bintangnya, sama seperti bulan yang selalu menjadi satelit bumi. Jadi, satu sisi dari planet Upsilon Andromeda b selalu menghadap ke sana. Posisi ini menciptakan temperatur paling tinggi yang sejauh ini diketahui para astronom. Satu sisi planet sangat panas bagai lahar, sedangkan sisi lainnya bertemperatur sangat dingin.
6. Cincin Raksasa
Planet yang mengorbit pada bintang Coku Tau 4 ini adalah exoplanet termuda yang berumur kurang dari satu juta tahun. Para astronom mendeteksi keberadaan planet ini dari lubang besar dari cincin planet tersebut. Lubang tersebut berukuran sepuluh kali lebih besar dari bumi.
7. Si Tua Bangka

Planet tertua yang juga disebut primeval world ini berumur kurang lebih 12,7 miliar tahun. Para ilmuwan menduga planet tersebut terbentuk delapan miliar tahun silam sebelum bumi terwujud dan hanya berselisih dua miliar tahun dari kejadian Big Bang. Penemuan ini menimbulkan wacana bahwa kehidupan mungkin terjadi lebih awal dari yang diduga selama ini.
KEADAAN MATAHARI SAAT INI

Matahari saat ini cukup aktif, ditunjukkan dengan munculnya banyak bintik matahari dan ledakan di permukaan matahari atau flare. Meski begitu, sampai saat ini kondisi permukaan matahari belum mengakibatkan dampak berarti bagi Bumi.
Hal ini disampaikan Clara Yono Yatini, Kepala Pusat Sains Antariksa
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Selasa (4/12/2012),
berdasarkan pantauan teropong matahari milik Lapan. Flare di permukaan matahari sudah masuk tingkat medium.
"Aktivitas
matahari diperkirakan akan meningkat hingga mencapai puncaknya pada
pertengahan tahun 2013," ujar Thomas Djamaluddin, Deputi Kepala Lembaga
Penerbangan dan Antariksa Nasional bidang sains, pengkajian dan
informasi kedirgantaraan, Rabu (5/12/2012).
"Bintik hitam
Matahari diprediksi mencapai jumlah tertinggi pada tahun 2013 hingga 90
buah. Namun, prediksi sumber lain menyebutkan 170 buah, sama dengan
kejadian tahun 2000," tutur Clara.
Bintik hitam yang terlihat di
teropong itu, lanjut Clara, sesungguhnya adalah puntiran garis medan
magnet Matahari. Ini berpotensi menimbulkan flare akibat terbukanya kumparan medan magnet. Selain melepaskan partikel berenergi tinggi, flare juga memancarkan radiasi gelombang elektromagnetik dan menimbulkan badai Matahari.
Karena itu, aktivitas Matahari yang mengancam lingkungan ionosfer dan atmosfer Bumi bukan hanya berupa bintik Matahari dan flare, tetapi juga adanya lontaran massa korona (corona mass ejection/CME), badai Matahari, dan partikel energetik.
Gangguan
atmosfer peningkatan aktivitas Matahari tersebut berpengaruh langsung
pada lapisan magnetosfer dan ionosfer. Selain itu kondisi tersebut juga
berpengaruh tidak langsung pada dinamika atmosfer global.
"Mekanisme
terjadinya gangguan pada dinamika atmosfer Bumi ini belum diketahui
pasti," ujar Thomas. Akan tetapi, itu diduga berkaitan dengan adanya
sinar kosmik yang terpengaruh aktivitas Matahari dan distribusi panas
yang berkaitan dengan perubahan daerah tekanan rendah atau tinggi dan
liputan awan.
Kondisi global ini memberi dampak yang beragam di
tingkat lokal karena perbedaan kondisi topografi masing-masing daerah.
Hasil pengamatan sejak tahun 2000 menunjukkan, gangguan cuaca antariksa
terjadi yaitu pada tahun 2000, 2003, dan tahun 2005.
Dampaknya yang muncul pada tahun-tahun tersebut antara lain berupa gangguan komunikasi satelit dan blackout
atau padamnya jaringan listrik di sejumlah negara. "Pemantauan dan
antisipasi menjelang puncak aktivitas Matahari terus dilakukan," kata
Clara.
Catatanku beberapa benda langit yang paling menabjukan
Semesta
terdiri atas benda-benda langit. Di antara benda langit tersebut,
terdapat beberapa yang termasuk terbesar dalam ukurannya. Berikut
merupakan benda langit terbesar sesuai kategorinya.
Planet Terbesar

Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya. Tapi, planet terbesar di semesta adalah TrES-4b yang ditemukan pada tahun 2006, mengorbit bintang yang berjarak 1500 tahun cahaya dari Bumi. Diameter planet ini 1,8 lebih besar dari Jupiter.
Planet terbesar itu masih dalam perdebatan menyusul hasil observasi terbaru EASP-17b. Planet ekstrasurya yang terletak 1000 tahun cahaya dari Bumi dan memiliki massa setengah Jupiter itu dikatakan mempunyai diameter 2 kali Jupiter.
Artefak terbesar

Sejauh ini artefak terbesar di semesta adalan International Space Station yang memiliki lebar 190 meter dan berat 370 ton. Dalam hal ini artefak adalah benda langit buatan manusia.
Galaksi terbesar

Berdasarkan model standar pembentukan galaksi, galaksi terbesar adalah monster eliptikal yang terbentuk dari penggabungan galaksi yang lebih kecil. Contoh galaksi terbesarnya adalah IC 1101 yang berbentuk lensa. Galaksi ini terletak milyaran tahun dari Bumi, di tengah kluster galaksi Albell 2029. Diameter galaksi ini mencapai 6 juta tahun cahaya, membuatnya memiliki volume ribuan kali dari Bima Sakti.
Lubang terbesar
Yang dimaksud bukan lubang hitam, tapi merupakan hamparan kegelapan. Galaksi tersusun dalam sebuah tembok besar berukuran beberapa ratusan tahun cahaya dengan sebuah ruang kosong di antaranya. Ruang kosong terbesar ditemukan pada tahun 2007 berukuran hampir satu miliar cahaya.
Bintang terbesar
Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya. Tapi, planet terbesar di semesta adalah TrES-4b yang ditemukan pada tahun 2006, mengorbit bintang yang berjarak 1500 tahun cahaya dari Bumi. Diameter planet ini 1,8 lebih besar dari Jupiter.
Planet terbesar itu masih dalam perdebatan menyusul hasil observasi terbaru EASP-17b. Planet ekstrasurya yang terletak 1000 tahun cahaya dari Bumi dan memiliki massa setengah Jupiter itu dikatakan mempunyai diameter 2 kali Jupiter.
Artefak terbesar

Sejauh ini artefak terbesar di semesta adalan International Space Station yang memiliki lebar 190 meter dan berat 370 ton. Dalam hal ini artefak adalah benda langit buatan manusia.
Galaksi terbesar

Berdasarkan model standar pembentukan galaksi, galaksi terbesar adalah monster eliptikal yang terbentuk dari penggabungan galaksi yang lebih kecil. Contoh galaksi terbesarnya adalah IC 1101 yang berbentuk lensa. Galaksi ini terletak milyaran tahun dari Bumi, di tengah kluster galaksi Albell 2029. Diameter galaksi ini mencapai 6 juta tahun cahaya, membuatnya memiliki volume ribuan kali dari Bima Sakti.
Lubang terbesar
Yang dimaksud bukan lubang hitam, tapi merupakan hamparan kegelapan. Galaksi tersusun dalam sebuah tembok besar berukuran beberapa ratusan tahun cahaya dengan sebuah ruang kosong di antaranya. Ruang kosong terbesar ditemukan pada tahun 2007 berukuran hampir satu miliar cahaya.

Bintang terbesar adalah VY Canis Majoris, terletak 5000 tahun cahaya dari Bumi. Diameternya diperkirakan mencapai 3 miliar kilometer. Perkiraan tersebut sedang diklarifikasi lagi sebab beberapa astronom memperkirakan bahwa diameternya hanya 1 miliar kilometer.
CATATAN KECIL ABOUT PLENET LUAR ANGKASA PALING UNIK
1). WASP-12b (planet terpanas di luar angkasa)
WASP-12b merupakan planet terpanas di luar angkasa yang
pernah ditemukan oleh manusia. Suhu dari permukaan planet ini sendiri
bisa sampai 3. 200 celcius. WASP-12b terletaknya pada jarak yang cukup
jauh, yakni sekitar 870 thn cahaya dari planet Bumi kita.
2). OGLE-2005-BLG-390L b (planet terdingin dan terjauh dari Bumi)
OGLE-2005-BLG-390L b merupakan planet terdingin yang
pernah ditemukan. Selain itu, planet ini juga merupakan planet dengan
jarak paling jauh dari Bumi yang sudah diketahui hingga saat ini,
jaraknya lebih kurang yakni 28.000 thn cahaya dari Bumi!
3). Dubbed TrES-4 (planet terbesar di luar angkasa)
Dubbed TrES-4 adalah planet paling besar yang sudah
diketahui sampai sekarang ini. Planet ini memiliki ukurannya yang sangat
besar jika dibandingkan dengan Bumi. Planet Jupiter adalah planet
terbesar dalam tata surya kita dan ukuran Dubbed TrES-4 ini 1,7 kali
ukuran planet Jupiter. Jarak planet ini dari Bumi kita lebih kurang 1400
thn cahaya.
4). Kepler-10b (planet terkecil di luar angkasa)
Kepler-10b adalah planet yang sampai sekarang ini di
kenali sebagai planet terkecil di luar angkasa. Planet berukuran kerdil
ini ditemukan pada bulan Januari 2011 lalu.
5). SWEEPS-10 (planet dengan masa orbit tercepat)
Planet Pluto, Kini Tinggal Kenangan
Kalian semua pasti sudah tahu kan, kalau
Pluto sekarang sudah tidak menjadi bagian dari planet di tata surya
kita ini. Tapi apakah kalian juga tahu, mulai kapan keputusan tersebut
diambil dan apa yang menjadi pertimbangannya? Nah jika kalian belum
tahu, berikut ini penjelasannya.
Mulai 24 Agustus 2006 jangan pernah terpeleset mengucapkan Planet Pluto
lagi. Karena sejak hari itu, Pluto sudah diputuskan tidak lagi berhak
menyandang predikat sebagai planet.
Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) Ke-26 di Praha, Republik Ceko, menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan Pluto dari daftar planet-planet di Tata Surya kita. Mulai sekarang, anggota Tata Surya hanya terdiri dari delapan planet, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Keputusan mengeluarkan Pluto yang sudah menjadi anggota Keluarga Planet Tata Surya selama 76 tahun merupakan konsekuensi ditetapkannya definisi baru tentang planet. Resolusi 5A Sidang Umum IAU Ke-26 berisi definisi baru itu.
Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) Ke-26 di Praha, Republik Ceko, menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan Pluto dari daftar planet-planet di Tata Surya kita. Mulai sekarang, anggota Tata Surya hanya terdiri dari delapan planet, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Keputusan mengeluarkan Pluto yang sudah menjadi anggota Keluarga Planet Tata Surya selama 76 tahun merupakan konsekuensi ditetapkannya definisi baru tentang planet. Resolusi 5A Sidang Umum IAU Ke-26 berisi definisi baru itu.
Dalam resolusi tersebut dinyatakan, sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi tiga syarat :
- Mengorbit Matahari
- Berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat
- Memiliki jalur orbit yang jelas dan "bersih" (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut)
Definisi tersebut adalah definisi universal pertama tentang planet sejak istilah planet dikenal di kalangan astronom, bahkan sebelum era Nicolaus Copernicus yang tahun 1543 membuktikan Bumi adalah salah satu planet yang berputar mengelilingi Matahari.
Dengan definisi baru tersebut, Pluto tidak berhak menyandang nama planet karena tidak memenuhi syarat yang ketiga. Orbit Pluto memotong orbit planet Neptunus sehingga dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, Pluto kadang berada lebih dekat dengan Matahari dibandingkan Neptunus.
CATATANKU 5 Fakta Aneh dan Misterius Tentang Bulan
1). Umur Bulan
Umur Bulan jauh lebih tua dari yang telah diperkirakan, Bulan diperkirakan lebih tua dari Bumi serta Matahari! Usia Bumi yang dapat diteliti oleh para ilmuwan yaitu sekitar 4,6 milyar thn, namun ternyata batuan yang ada di Bulan telah berusia 5,3 milyar thn, maka Bulan lebih tua 1 milyar thn daripada Bumi kita!
2). Lebih keras di bagian atasUmur Bulan jauh lebih tua dari yang telah diperkirakan, Bulan diperkirakan lebih tua dari Bumi serta Matahari! Usia Bumi yang dapat diteliti oleh para ilmuwan yaitu sekitar 4,6 milyar thn, namun ternyata batuan yang ada di Bulan telah berusia 5,3 milyar thn, maka Bulan lebih tua 1 milyar thn daripada Bumi kita!
Wajarnya suatu planet itu lebih keras didalam serta semakin lama lunak di bagian atas, seperti layaknya Bumi kita ini. Namun tidak demikianlah yang terjadi dengan Bulan. Bagian dalam Bulan ternyata berongga dan sekeras titanium pada bagian atas. Perihal ini yang mengakibatkan Bulan amat kuat serta tahan terhadap hujanan meteor di permukaannya. Kawah meteor terbesar di Bulan diameternya sepanjang 300 kilometer dengan tingkat kedalaman cuma 6,4 kilometer. Menurut perkiraan para ilmuwan, bila meteor yang menabrak Bulan tadi menabrak Bumi kita, maka dapat membentuk kawah sekurang-kurangnya sedalam 1.200 kilometer!
3). Bebatuan Bulan
Asal muasal bebatuan serta debu di Bulan masih menjadi misteri dikarenakan perbedaan materi pembentuk Bulan itu sendiri yang tidak sama sekali mirip dengan materi bebatuannya. Batu seberat 380 kilogram yang dulu di ambil oleh tim Apollo mengindikasikan ada bahan unik serta langka layaknya titanium murni, kromium, itrium, serta lain lain. Logam ini amat keras, tahan panas, anti oksidasi, tidak terdapat di alam, serta jelas mustahil terbentuk secara alami karena dipakai di Bumi untuk membangun pesawat siluman.
4). Air menguap
Pada tanggal 7 Maret 1971, instrumen di Bulan yang dipasang oleh astronot mendeteksi ada air yang melalui permukaan bulan. Uap air tadi bertahan sampai 14 jam serta menutupi permukaan Bulan seluas sekitar 250 kilometer persegi.
5). Ukuran Bulan sama dengan Matahari
Bulan dapat menghalangi sinar Matahari pada saat terjadi gerhana Bulan total, namun ukurannya Bulan dengan Matahari sama sekali berbeda. Yang menarik disini adalah bahwa jarak dari Matahari ke Bumi tepat 395 kali lipat jarak dari Bulan ke Bumi dan diameter dari Matahari tepat 395 kali diameter Bulan. Hal ini terlampau cermat serta akurat bila cuma sebuah kebetulan semata
Diberdayakan oleh Blogger.

