Entri Populer

Visitor

My Blog List

Nasheed

Wavy Tail

Tampilkan postingan dengan label Dunia Tumbuhan. Tampilkan semua postingan

Agar Bebas Sembelit, Jangan Lupa Konsumsi Buah Ini....

Sabtu, 30 Maret 2013
Posted by Widad Farhana
Meski sejarah mencatat bahwa buah pepaya berasal dari Amerika, Mexico dan Brazil, namun sebenarnya buah pepaya sudah ada di berbagai negara tropis dunia, seperti Indonesia dan Thailand sejak ratusan tahun lalu.
Pohon pepaya dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis dan sub tropis. Di Indonesia, buah yang merupakan famili Caricaceae ini tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Bahkan, pohon pepaya telah menjadi tanaman wajib di setiap pekarangan rumah masyarakat Indonesia, khususnya di daerah pedesaan.
Buah pepaya tak hanya memiliki sensasi lumer dan segar di mulut, tapi juga mengandung segudang nutrisi penting yang baik untuk kesehatan.

Kandungan Nutrisi Buah Pepaya

Dalam setiap 100 gr buah pepaya terdapat berbagai macam kandungan gizi penting yang dibutuhkan tubuh, yaitu:
  • Vitamin A (1.750 IU)
  • Vitamin B (thiamine 0.03 mg)
  • Riboflavin (0.04 mg)
  • Niacin (0.3 mg)
  • Vitamin C (56 mg)
  • Kalsium (20 mg)
  • Zat Besi (0.3 mg)
  • Fosfor (16 mg)
  • Kalium (470 mg)
  • Lemak (0.1 gr)
  • Karbohidrat (10 gr)
  • Protein (0.6 gr)
  • Kalori (39)

Manfaat Buah Pepaya bagi Kesehatan

Tim peneliti dari University of Karachi Pakistan, menemukan beberapa manfaat penting buah pepaya bagi kesehatan, di antaranya:
  • Mengatasi Gangguan Pencernaan
    Buah pepaya mengandung enzim papain dan serat yang dapat membantu mengatasi masalah lambung dan gangguan pencernaan seperti susah buang air besar dan efektif untuk mencegah wasir. Penelitian juga membuktikan bahwa kandungan papain dalam buah pepaya dapat membunuh parasit yang mengganggu aktivitas pencernaan dalam usus.
  • Mencegah Flu
    Kandungan vitamin C pada buah pepaya dapat memperbaiki sistem imunitas tubuh dan mencegah serangan penyakit seperti batuk, pilek, hingga kanker
  • Menjaga Kesehatan Ginjal
    Selain buahnya, biji pepaya juga mengandung nutrisi penting untuk kesehatan. Biji pepaya mengandung flavonoid dan phenotic, sebuah zat aktif yang berperan penting dalam menjaga kesehatan ginjal.
  • Mencegah Serangan jantung dan Stroke
    Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah pepaya dapat mencegah oksidasi kolesterol dan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.
  • Mempertajam Penglihatan
    Jika Anda memiliki masalah kesehatan mata, sebaiknya rajin-rajinlah mengonsumsi buah pepaya. Buah ini mengandung betakaroten yang dapat dikonversi menjadi vitamin A untuk menjaga kesehatan mata Anda.
  • Manfaat lainnya
    Buah pepaya juga bermanfaat sebagai detoksifikasi alami, membersihkan racun-racun yang berbahaya di dalam tubuh. Kandungan magnesium pada pepaya diketahui bermanfaat untuk menghilangkan jerawat serta dapat mempercepat penyembuhan akibat cedera.

Biji Pepaya Juga tak Kalah Sehatnya

Selain daging buahnya, para peneliti juga menemukan bahwa biji pepaya ternyata memiliki manfaat sehat yang tak kalah hebatnya. Biji pepaya mengandung saponin yang berfungsi membersihkan parasit-parasit yang ada di usus seperti cacing parasit.
Peneliti mencatat sebanyak 76,7 persen anak-anak Nigeria berhasil menyingkirkan gangguan parasit ini dengan minum ekstrak biji pepaya setiap hari selama seminggu.
Sedangkan masyarakat Jepang rajin mengonsumsi ekstrak biji pepaya untuk mencegah penyakit liver.

notes on one of the fruits of a healthy and frequent consumption in the world

Minggu, 03 Maret 2013
Posted by Widad Farhana
Healthy foods-red apples
Red Apples
Many inorganic minerals such as fiber, potassium, and vitamin C are contained in apples and its polyphenol component acts as an antioxidant, which prevents diseases. Also, kaempferol and quercetin, contained in the red skin, play a role in suppressing cancer growth by blocking the protein component of the blood vessel that delivers nutrition to breast cancer cells. Apples are an essential food for smokers as they contain substances that protect the lung; this was announced recently in England and the Netherlands. With abundant fiber, it is excellent for easing constipation.

CATATANKU ANTARA KOPI DAN STROKE

Posted by Widad Farhana
Seperti laporan dari sebuah media "Los Angeles Times" sejumlah peneltian yang dilakukan antara tahun 2008 dan 2011 menemukan bahwa kopi dapat mengurangi risiko stroke. Sedangkan penelitian lain di Finlandia, 2008 menunjukkan bahwa sebanyak 26 ribu perokok pria yang meminum delapan cangkir sehari atau lebih, memiliki risiko 23 persen lebih rendah terkena stroke, dibandingkan dengan pria perokok yang menghindari kafein.

Di tahun 2009 para peneliti di UCLA menguji hubungan antara konsumsi kopi dan risiko stroke diantara 9 ribu peserta kesehatan nasional dan gizi survei. Tim peneliti melaporkan bahwa penderita stroke tertinggi ada pada orang yang tidak mengonsumsi kopi, dan terendah pada para peminum kopi.

Diterbitkan dalam“Journal of Epidemiologi and Community Health “ 2011 menunjukan  81 ribu pria dan wanita di Jepang yang meminum dua cangkir kopi setiap hari mengurangi risiko kematian dari penyakit jantung sebesar 23 persen.

Penyakit Parkinson
Penyakit Parkinson adalah gangguan neurologis yang memengaruhi gerakan dan ucapan. Dalam neuron mengandung suatu neurotransmitter yang disebut dopamin yang menyebabkan penyakit ini. Hilangnya dopamin dapat menimbulkan ketidakseimbangan neurotransmitter, menyebabkan seseorang menjadi susah berbicara dan susah bergerak. Oleh karena itu, kopi berperan untuk mencegah penyakit Parkinson.

Para peneliti di University Honolulu mempelajari sebanyak 8.004 pria Jepang dan Amerika  berusia lebih ari 30 tahun, dilaporkan bahwa pria yang tidak minum kopi lima kali lebih mungkin untuk terserang gejala penyakit Parkinson, dibandingkan mereka yang hanya meminum kopi sekitar 500 mg setiap harinya.

Eric H. Chudler, MD, dari Universitas Washington menjelaskan bahwa kopi mengandung bahan kimia yang dapat menghambat reseptor adenosin. Memblokir reseptor adenonsin dapat meningkatkan produksi dopamin. Sayangnya, kopi tidak memiliki efek perlindungan yang sama pada perempuan, kata Alberto Ascherio, salah satu peneliti "American Journal of Epidemiology, 2004."

Keguguran dan pertumbuhan janin
Menurut R Barker, penulis di "American Journal of Clinical Nutrition" mengatakan bahwa konsumsi kopi pada ibu hamil memang memiliki efek buruk. Penelitian di Belanda pada tahun 2010 menemukan bahwa ibu hamil yang mengkonsumsi kopi selama masa kehamilan telah melahirkan bayinya lebih pendek dari panjang rata-rata. Dalam "European Journal of Epidemiology," menemukan tingginya insiden keguguran dan lahirnya bayi yang meninggal pada wanita hamil karena mengkonsumsi lebih dari 100 mg kopi setiap hari.
Sumber: http://kosmo.vivanews.com/news/read/320651-hidup-sehat-dengan-minum-kopi

CATATAN KECILKU TENTANG TANAMAN YANG PALING BERKHASIAT

Jumat, 01 Maret 2013
Posted by Widad Farhana
Ginseng

Inilah tumbuhan yang sering dijuluki “ the essence of the earth in the form of a men”, ini dikarenakan umbi ginseng sepintas mirip wujud manusia. Saat ini umbi ginseng yang beredar di pasaran umumnya berasal dari Amerika, Siberia dan Asia. Dari ketiganya, jenis yang paling baik adalah Panax Ginseng ataau ginseng Asia dan paling mahal harganya.
 
Tanaman ini dikenal mampu meningkatkan system kekebalan tubuh dan meningkatkan kemampuan tubuh menghadapi stress dan kelahan. Ginseng juga dimanfaatkan untuk mengatasi depresi, demam, diare dan yang paling dikenal sebagai obat impotensi. Awalnya ginseng dikonsumsi dalam bentuk umbi basah, umbi kering, tepung dan lainnya. Pengolahan sederhana dengan merebus umbi segar selama 10-20 menit, kemudian airnya diminum. Tetapi pada saat ini, di pasaran sudah jamak ditemukan ginseng dalam kemasan yang siap dikonsumsi.

Sama seperti tanaman obat lainnya, mengkonsumsi ginseng secara berlebihan dapat mengakibatkan sakit kepala, insomnia, cemas, gelisah dan rasa sakit saat bernafas. Konsumsi ginseng tidak dianjurkan kepada wanita hamil, penderita insomnia, asma, hipertensi, kelainan jantung, penderita diabetes dan empisema (bengkak pada paru-paru karena pembuluh darah kemasukan udara).
Diberdayakan oleh Blogger.