Tampilkan postingan dengan label catatanku hari ini. Tampilkan semua postingan
Cerita Sukses Move On Ku
Assalamuallaikum Sahabat...
Inilah jalan hidupku, aku tidak pernah membayangkan akan jadi seperti ini. Aku yang saat itu dapat dibilang malas untuk melakukan ketaatan kepada Allah, aku yang saat itu tidak mau untuk mengunakan pakaian muslimah, aku yang saat itu merasa senang berkumpul dengan teman-teman dan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang sia-sia, dan semua kesenangan yang dilakukan para remaja saat itu.
Jalan Hijrahku, membuat semuanya berubah, aku mengatakan itu bukan karena aku menyesal, tetapi karena aku sangat bahagia telah Move On dari kebiasaan buruk itu, untuk menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.
Awalnya, ketika masuk diperguruan tinggi, saat itu aku bertemu dengan banyak akhwat di kampus, terkhususnya di Mushallah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, karena Alhamdulillah aku diterima sebagai salah satu mahasiswa di fakultas itu.
Kesan pertama saya melihat akhwat yang berpakaian jilbab besar itu biasa saja, karena Alhamdulillah saya memiliki ibu yang luar biasa, karena beliau sudah menggunakan pakaian itu, sejak saya duduk di bangku SMA.
Seperti halnya yang dirasakan oleh teman-teman yang baru memasuki dunia kampus, faktor teman juga dapat mempengaruhi pola berfikir dan juga gaya hidup kita. Sehingga, kita harus pintar dalam berteman.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa salam bersabda "Sesorang itu bergantung dengan agama teman dekatnya, maka hentaklah setiap kalian memperhatikan siapa yang akan dijadikan teman dekatnya" (HR. Abu Daud, Ahmad dan At-Tirmidzi)
Satu program dari dosen agama yang sangat luar biasa yaitu "MENTORING"
itulah Awal dari kedekatan aku dan mereka,
ditempat itu, aku bertemu dengan saudari-saudari ku yang luar biasa, mereka tak henti-hentinya mengajakku pada kebaikan, dari mentoring jugalah hatiku tertarik untuk mengetahui ilmu agama. Namun sayang, program ini hanya berjalan untuk satu semester saja, dan aku pun haus akan ilmu dan rindu berkumpul bersama saudari-saudariku itu.
Suatu ketika, saat itu ada seorang teman di program studi yang sama denganku, lalu ia mengajakku untuk ikut Program Tarbiyah. Seperti kebanyakan orang yang diajak untuk tarbiyah untuk ajakkan pertama aku menolakknya, ajakan kedua masih sama. Alhamdulillah untuk ketiga kalianya, teman satu liqo mentoringkulah yang mengajakku, lalu aku mengatakan "Iya, carikan saya Murabbiyah". Hari ahadnya aku langsung tarbiyah, 2 pekan berikutnya aku pindah ke liqo saudariku yang pertama kali mengajakku untuk tarbiyah.
Dari situlah aku tertarik untuk terus belajar ilmu agama, bahkan tidak pernah ada niat untuk mininggalkannya walau sepekan saja, memang benar berkumpul dengan orang-orang shalih/Shalihah dapat meningkatkan iman kita. aku senang berada disini.
"Tarbiyah bukan segalanya, tapi segalanya dimulai dari Tarbiyah"
dengan tarbiyah semua berubah, aku sudah rajin beribadah, tidak malu untuk berpakaian yang seharusnya digunakan para muslimah, waktu terasa lebih bermanfaat, dan banyak perubahan yang lebih baik.
Mungkin kita akan dicemoh oleh teman-teman kita yang dulu, dikatakan sombong dan sebagainya karena tidak ikut nongkrong atau pun bersenang-senang dengan mereka.
Biarlah mereka berkata apa, jika mereka merasakan hidayah Allah, insya Allah mereka juga akan mengerti, maka doakanlah mereka, teman-teman yang dulu, untuk ikut merasakan nikmatnya iman bersama.
Itulah jalan hijrahku, dan aku menyesal mengapa ini tidak dari awal sejak ajakan pertama.
Tapi Aku Bersyukur Memiliki Saudari-saudari seperti Mereka
Uhibbukifillah
"Move On itu tidak Sulit"
dan Rasakanlah Bedanya
#AyoHijrah
#KeepIstiqomah
Awalnya, ketika masuk diperguruan tinggi, saat itu aku bertemu dengan banyak akhwat di kampus, terkhususnya di Mushallah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, karena Alhamdulillah aku diterima sebagai salah satu mahasiswa di fakultas itu.
Kesan pertama saya melihat akhwat yang berpakaian jilbab besar itu biasa saja, karena Alhamdulillah saya memiliki ibu yang luar biasa, karena beliau sudah menggunakan pakaian itu, sejak saya duduk di bangku SMA.
Seperti halnya yang dirasakan oleh teman-teman yang baru memasuki dunia kampus, faktor teman juga dapat mempengaruhi pola berfikir dan juga gaya hidup kita. Sehingga, kita harus pintar dalam berteman.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa salam bersabda "Sesorang itu bergantung dengan agama teman dekatnya, maka hentaklah setiap kalian memperhatikan siapa yang akan dijadikan teman dekatnya" (HR. Abu Daud, Ahmad dan At-Tirmidzi)
Satu program dari dosen agama yang sangat luar biasa yaitu "MENTORING"
itulah Awal dari kedekatan aku dan mereka,
ditempat itu, aku bertemu dengan saudari-saudari ku yang luar biasa, mereka tak henti-hentinya mengajakku pada kebaikan, dari mentoring jugalah hatiku tertarik untuk mengetahui ilmu agama. Namun sayang, program ini hanya berjalan untuk satu semester saja, dan aku pun haus akan ilmu dan rindu berkumpul bersama saudari-saudariku itu.
Suatu ketika, saat itu ada seorang teman di program studi yang sama denganku, lalu ia mengajakku untuk ikut Program Tarbiyah. Seperti kebanyakan orang yang diajak untuk tarbiyah untuk ajakkan pertama aku menolakknya, ajakan kedua masih sama. Alhamdulillah untuk ketiga kalianya, teman satu liqo mentoringkulah yang mengajakku, lalu aku mengatakan "Iya, carikan saya Murabbiyah". Hari ahadnya aku langsung tarbiyah, 2 pekan berikutnya aku pindah ke liqo saudariku yang pertama kali mengajakku untuk tarbiyah.
Dari situlah aku tertarik untuk terus belajar ilmu agama, bahkan tidak pernah ada niat untuk mininggalkannya walau sepekan saja, memang benar berkumpul dengan orang-orang shalih/Shalihah dapat meningkatkan iman kita. aku senang berada disini.
"Tarbiyah bukan segalanya, tapi segalanya dimulai dari Tarbiyah"
dengan tarbiyah semua berubah, aku sudah rajin beribadah, tidak malu untuk berpakaian yang seharusnya digunakan para muslimah, waktu terasa lebih bermanfaat, dan banyak perubahan yang lebih baik.
Mungkin kita akan dicemoh oleh teman-teman kita yang dulu, dikatakan sombong dan sebagainya karena tidak ikut nongkrong atau pun bersenang-senang dengan mereka.
Biarlah mereka berkata apa, jika mereka merasakan hidayah Allah, insya Allah mereka juga akan mengerti, maka doakanlah mereka, teman-teman yang dulu, untuk ikut merasakan nikmatnya iman bersama.
Itulah jalan hijrahku, dan aku menyesal mengapa ini tidak dari awal sejak ajakan pertama.
Tapi Aku Bersyukur Memiliki Saudari-saudari seperti Mereka
Uhibbukifillah
"Move On itu tidak Sulit"
dan Rasakanlah Bedanya
#AyoHijrah
#KeepIstiqomah
Catatanku "Aku Belum Siap Untuk Berubah"
Saat ini ku coba untuk membuka mataku, dan mencoba untuk melihat dunia, dimana aku berpijak saat ini...
Dunia ini sungguh berbeda dari sebelumnya. Tempat ini sungguh sulit buatku, buat orang seperti ku yang baru mengenal dunia yang sesungguhnya...
Aku tak tahu apa yang harus ku lakukan, apa aku harus tetap disini dan terus berjuang?
namun aku tak tahan dengan semua ini, kini aku meneteskan air mata, seperti anak yang di tinggalkan sendiri di tempat yang sunyi dan gelap...
Namun itulah aku. Aku belum siap untuk berubah...
Dunia ini sungguh berbeda dari sebelumnya. Tempat ini sungguh sulit buatku, buat orang seperti ku yang baru mengenal dunia yang sesungguhnya...
Aku tak tahu apa yang harus ku lakukan, apa aku harus tetap disini dan terus berjuang?
namun aku tak tahan dengan semua ini, kini aku meneteskan air mata, seperti anak yang di tinggalkan sendiri di tempat yang sunyi dan gelap...
Namun itulah aku. Aku belum siap untuk berubah...
"Catatanku di Hari ini"
Ketika kita berfikir bahwa, sesuatu yang kita lakukan akan berjalan lancar, dan semua akan baik-baik saja...
Namun, di saat semuanya terjadi, ada suatu kendala yang terjadi, dan itu akan menghasilkan sebuah penyesalan yang sangat menyebalkan.
Dan ketika semua penyesalan itu ada di setiap pemikiran kita, lalu apa yang akan kita lakukan???
Namun, di saat semuanya terjadi, ada suatu kendala yang terjadi, dan itu akan menghasilkan sebuah penyesalan yang sangat menyebalkan.
Dan ketika semua penyesalan itu ada di setiap pemikiran kita, lalu apa yang akan kita lakukan???
KEGELISAHAN YANG MEMBUATKU HIDUP DALAM KESENDIRIAN
Ku baru menyadarinya...
tak semua kegelisahan itu benar, dan selalu mengarah ke hal yang negatif....
malah semua itu selalu hanya ada dalam fikiran kita, bila kita tak membasminya kita akan streess....
ku tersadar, karena kegelisahan yang membuat diriku hidup dalam kesendiriaan...
ABOUT illusion
Hayalan takkan penah terjadi di dunia nyata, jika itu terjadi, itu hanyalah sebuah kebutulah, Hayalan hanya ada dalam pemikiran kamu...
Tapi aku ingin hanyalahku yang satu ini, menjadi suatu kebetulan dalam hidupku aku...!!!
Tapi aku ingin hanyalahku yang satu ini, menjadi suatu kebetulan dalam hidupku aku...!!!
DISAAT MALAM YANG HANYA DI TEMANI OLEH SEBATANG LILIN
Apa yang dilakukan oleh sebagian orang dikala listrik padam, disaat dunia gelap tanpa bulan dan bintang, tak ada alat elektronik yang menyala, semuanya mati tak berguna. Hanya sebatang lilin diatas sebuah mangkuk yang hanya dapat menerangi satu ruangan saja, dan diditulah diriku sekarang berteman dengan malam sunyi dengan diterangi sebatang lilin.
KEPEDIHAN YANG MENGALIR BERSAMA RINTIHAN AIR HUJAN
Kepedihanku kini tlah mengalir bersama rintihan air hujan di tengah-tengan kegelapan malam, yang hanya ada saat ini adalah kesenangan. Kesenangan yang mampu menutupi semua kesedihan itu, kini kutak lagi berlari di tengah hujan itu untuk menutupi semua kepedihan. tapi kali ini ku berlari dalam rinai hujan karena kusangat behagia, menghargai setiap tetes air hujan sebagai nikmat ALLAH yang sangat berharga, Kini tak ada duka, tak ada tangis. Hanya ada kegembiraan yang terpancar dari wajahku.
TERBANG MELAYANG BERSAMA BURUNG-BURUNG YANG RIANG GEMBIRA
Saat ku terbaring dan ku tutup kedua mataku, ku merasa jatuh kedalam alam bawah sadarku. kuingin terbang bersama burung-burung yang riang gembira, tak ada yang melarangku terbang ke alam bebas tuk mengelilingi angkasa luas, mencari pengalaman baru, menanti kisah hidupku di masa yang akan datang, kisah yang sangat indah...
Dibalik Ketegaranku, Aku Adalah Orang Yang Penakut
Rintik-rintik hujan, sudah mulai membasahi seluruh permukaan bumi. matahari yang tadinya di apit oleh awan-awan cerah, kini sudah ditutupi oleh awan-awan hitam. suasana yang tadinya terang kini sudah menjadi gelap. ingin ku berjalan di bawah rintihan hujan agar tak ada seorang pun yang tahu bahwa aku sedang menangis.
Aku orang yang penakut, bahkan takut untuk menghadapi kenyataan hidupku. ini adalah cita-citaku, tapi kenapa aku takut untuk menjalaninya, semakin takut dikala guruku memintaku untuk mengikuti sebuah pertandingan.
Aku orang yang penakut, bahkan takut untuk menghadapi kenyataan hidupku. ini adalah cita-citaku, tapi kenapa aku takut untuk menjalaninya, semakin takut dikala guruku memintaku untuk mengikuti sebuah pertandingan.
MALAM YANG SUNYI
Saat matahari mulai bergegas pergi, dunia yang tadinya terang kini tlah menjadi gelap. langit gelap yang hanya dihiasi, oleh bintang dan bulan yang mulai redup, terhalangi oleh awan hitam, yang akan membuat dunia ini sunyi, dingin dan tak ada suara apa pun yang terdengar, hanya rintihan hujan yang begitu nyaring sampai di dasar telingaku.
Diberdayakan oleh Blogger.







.jpg)




+SHINTA+%28%7B%7D%29.jpg)

















